Minggu, 28 Agustus 2011

10 Ikan Prasejarah yang Masih Hidup Sampai Sekarang

10. Hagfish

Menurut catatan, hagfish telah ada selama lebih dari 300 juta tahun. Ditemukan di perairan yang relatif dalam, binatang ini kadang-kadang disebut lendir belut, tetapi mereka sebenarnya bukan belut, dan sebenarnya mereka bahkan tidak mirip ikan sama sekali. Menurut beberapa ilmuwan, mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak. Hampir buta, mereka makan di malam hari mereka memakan bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut.
9. Lancetfish
Lancetfish dikenal sebagai ikan yang sudah ada pada zaman prasejarah, gigi yang tampak keluar dan tajam pada rahang dan sirip pada punggungnya. Panjang Lancetfish Sampai dua meter, predator ini ditemukan di semua samudra kecuali untuk daerah kutub, Lancetfish memakan ikan kecil dan cumi-cumi, dan Lancetfish juga memakan ikan-ikan besar.
8. Arwana
Osteoglossids(Arwana), ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Hari ini, mereka ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia. Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis. Arwana adalah ikan yang memakan binatang kecil dan cacing yang mereka bisa dapatkan, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap saat terbang, Arwana juga dapat melompat hingga 2 meter Ke udara . Di Cina, Arwana dikenal sebagai “ikan-naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap pertanda nasib baik.
7. Frilled Shark
Ini predator laut dalam, salah satu hiu yang paling primitif hidup pada zaman sekarang, adalah peninggalan dari periode Cretaceous, hiu berjumbai dapat tumbuh hingga 2 meter (Ukuran Hiu perempuan lebih besar daripada hiu laki-laki) dan mereka tinggal di perairan dalam, di mana sebagian besar mereka makan cumi-cumi. Mereka tidak berbahaya bagi manusia, dan Sebenarnya, hiu menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia karena mereka tinggal di laut dalam. Hanya spesimen yang sudah mati biasanya terlihat di permukaan dan dicatat oleh nelayan atau ilmuwan.
6. Sturgeon
Sturgeon sudah dikenal sebagai salah satu sumber utama kaviar(telur ikan) karena penangkapan secara berlebihan, populasinya sedang terancam saat ini. Spesies sturgeon terbesar dapat tumbuh hingga 6 meter, yang sama besar dengan hiu putih, Sturgeon memakan binatang kecil dari dasar laut dan tidak menimbulkan bahaya bagi manusia, kecuali diprovokasi.
5. Arapaima
Sekilas ikan ini mirip dengan ikan arwana, Arapaima Amazon dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia. Menurut deskripsi awal, bisa tumbuh sampai sampai 4,5 meter, tapi hingga saat ini, Arapaima besar seperti ini jarang ditemukan dan arapaimas paling dewasa rata-rata berukuran 2 meter. Arapaima memakan ikan kecil, krustasea dan apa pun hewan yang kecil bisa masuk ke dalam mulut mereka. Salah satu ciri menarik dari ikan ini adalah menghirup oksigen dari udara agar bertahan hidup. Arapaimas tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan sering diburu untuk diambil dagingnya, sayangnya Arapaima sangat langka saat ini.
4. Sawfish
Hewan ini adalah korban dari periode Cretaceous, dan dapat ditemukan baik di laut atau di sungai pada kedalaman 100 km dengan panjang 7 meter, ikan ini terlihat seperti ikan hiu dengan mulut yang menyerupai gergaji mesin, namun sawfish bukan termasuk di dalam spesies ikan hiu hanya mirip. Sawfish itu sebenarnya bukan ras hiu, melainkan termasuk ras ikan pari, dari bentuk bawah badannya yang berbentuk datar, tidak seperti hiu yang bagian bawahnya yang lebih ramping berbentuk streamline yang memudahkan hiu untuk berenang dengan cepat di air, dan sawfish mempunyai mulut kecil yang sejajar dengan tubuh bagian bawahnya yang menyatu dengan tubuhnya. Sawfish juga punya sirip depan yang sejajar dengan bagian bawahnya.
3. Alligator Gar
Ini predator bersisik tebal yang ditemukan di AS selatan, utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara. Alligator Gar dapat tumbuh hingga 4 meter dan berat sampai 200 kg. Alligator Gar yang disebut demikian karena penampilan mereka mirip reptil buaya dan rahang yang panjang, memiliki 2 sisi gigi yang tajam. Alligator Gar adalah predator yang rakus dan telah dikenal berbahaya untuk manusia, meskipun belum dikonfirmasi kematian karena Alligator Gar telah dicatat sampai saat ini. Gar adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup saat ini.
2. Polypterus Senegalus
Ikan Africa ini sering disebut “belut dinosaurus”, karena penampilan mereka dan sirip punggung bergerigi. Mereka sebenarnya bukan belut, tetapi anggota keluarga Bichirs. Meskipun sering dijual sebagai hewan peliharaan eksotis “belut dinosaurus”, mereka dapat bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit mereka tetap basah.
1. Coelacanth
Coelacanth adalah yang paling terkenal dari semua “fosil hidup” dan pantas menjadi # 1 dalam daftar ini, karena ini adalah contoh terbaik dari sebuah takson Lazarus, ini adalah binatang yang seharusnya lama punah dan tak terduga ditemukan masih hidup hingga sekarang. Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesimen hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, spesimen telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan ini adalah predator besar, panjangnya 2 meter, mereka memakan ikan yang kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan di laut dalam perairan gelap.
READ MORE»

5 buku terkecil didunia

1. Teeny Ted from Turnip Town (2007) adalah judul buku yang dibuat oleh Nano Imaging Laboratory di Universitas Simon Fraser. buku ini berukuran 0.07 mm x 0.10 mm, yang terdiri dari 30 mikrotablet.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVJQO7SIlr8In86MJ1RyAvBB_4odKwzPglYiMX5CbNW-occ8AiuuWPeg7tMX7ujpxI9xu7hhgXe7E1CqD4SdHhzT1ENWW4_7yPMc4iGXDnTESI9gB4X6fGmjKR2s4EeN9o_uxphzd-_2Od/s1600/Menor+Livro+do+Mundo.jpg

2. Chekhov’s Chameleon, sebuah buku rusia milik kepala pustakawan College-Conservatory of Music Library di Amerika. buku ini berukuran 0.76 mm x 0.76 mm, dan memiliki 30 halaman.


3. Old King Cole. buku ini berukuran 1.01 mm x 1.01 mm. buku ini bagian dari koleksi U.S. Library of Congress.


4. Kobzar of Taras Shevchenko , dipublikasikan di ukraina pada tahun 1840. buku ini berukuran 2.79 mm x 2.79 mm.


5. buku berjudul The World’s Smallest Book, di produksi di jerman tahun 2001. buku ini berukuran 3.04 mm x 3.30 mm.


Jika dibandingkan dengan korek api,yg umumnya berdiameter 5.84 mm. maka kelima buku ini akan dapat "duduk" dengan nyaman,bahkan dalam keadaan terbuka.
READ MORE»

Senin, 22 Agustus 2011

Inilah Penyebab Tentara Menjadi Berani di Medan Perang tentara

tentara
Peneliti menemukan rahasia mengapa tentara setia berjuang dan rela mati demi yang lain, karena berhubungan dengan insting yang sama seperti ketika ibu melindungi anaknya.

Peneliti mendapati dalam pertempuran yang panas, ditemukan unsur kimia yang sama dengan yang berjalan di dalam darah ibu, dan memunculkan perasaan sangat agresif pada 'pihak luar'.

Efek ini ditemukan di sekitar hormon oxytocin yang hadir saat individu melepaskan stress dan saat mereka bersosialisasi dengan orang lain.

Ilmuwan menemukan bahwa hormon ini berhubungan dengan hormon cinta ataupun ikatan yang membuat mereka seperti seorang ibu dan bertindak agresif pada pihak musuh.

Menggunakan permainan simulasi komputer, peneliti menemukan bahwa relawan yang diberikan semprotan hormon ini memiliki ikatan lebih cepat dan lebih dalam dengan kelompok mereka, namun menjadi lebih 'galak' di luar teman mereka.

Dr Carsten De Dreu dari University of Amsterdam, seperti dikutip dari Telegraph mengatakan fenomena ini dikenal sebagai parochial alturism atau 'merawat dan mempertahankan'.

Dr. De Dreu yang mempublikasikan penemuan ini di science mengatakan, “Oxytocin seperti pedang dengan dua sisi. Ini membuat Anda sangat baik terhadap kelompok Anda, tetapi begitu agresif dengan pihak luar.”

Holly Arrow, ahli psikologi perang dari University of Oregon mengatakan, “Oxytocin sangat penting bagi keterikatan manusia dan membuat mereka siap membela kelompok tersebut.”
READ MORE»

Struktur Dasar Algoritma

Struktur dasar algoritma terbentuk dari tiga struktur dasar, yakni struktur berurutan, struktur percabangan /pemilihan/keputusan dan struktur pengulangan. Dalam bahasa pemrograman ketiga dasar pembentuk sebuah algoritma tersebut dikenal dengan sequencing, branchingdan looping. Pada dasarnya hampir semua algoritma merupakan gabungan dari struktur tersebut.
Algoritma Berurutan (Sequencing)
Struktur berurutan ini dapat dianalogikan dengan kita berjalan lurus atau kendaraan yang meluncur dijalan yang lurus. Langkah demi langkah atau kilometer demi kilometer kita harus melaluinya sehingga tahapan demi tahapan harus dilalui sesuai dengan urutannya. Dapat juga kita analogikan dengan mencatat mata pelajaran, kata demi kata dan kalimat demi kalimat kita menyalinnya secara berurutan sampai selesai. Struktur berurutan bisa terdiri dari satu dan atau beberapa instruksi. Intruksi intruksi tersebut akan dieksekusi oleh komputer sesuai dengan urutannya. Oleh sebab itu maka pentingnya sistematika yang tepat dan benar agar algoritma tersebut menghasilkan “output”yang kita harapkan.
Algoritma Pencabangan (Branching)
Pada dasarnya pemrograman komputer adalah untuk keperluan manusia dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya. Oleh sebab itu pemrograman komputer identik dengan penyelesaian pekerjaan manuasia keseharian. Kehidupan kita tidak selamanya berjalan lurus, terkadang harus melakukan pilihan dari beberapa keadaan, atau melakukan pengujian kepada suatu kondisi agar kita dapat mengambil keputusan tentang jalan/arah mana yang akan diambil. Dalam pemrograman kondisi seperti ini lajimnya disebut pencabangan/branching. Dalam kondisi tertentu mungkin kita melakukan lompatan atau melewatkan beberapa instruksi, dan program akan berjalan sesuai dengan kehendak kita jika kondisi memenuhi syarat yang kita tetapkan.
Algoritma Pengulangan (Looping)
Dalam pembuatan program komputer, kita kadang-kadang harus mengulang satu atau beberapa perintah agar memperoleh hasil sesuai dengan yang kita inginkan. Salah satu kelebihan komputer adalah mampu melakukan pengulangan sebanyak yang kita inginkan tanpa merasa lelah dan bosan . Dalam contoh kedua, bisa saja anak tersebut berhenti menimba air bukan karena embernya sudah penuh, melainkan kecapaian. Tidak demikian halnya dengan computer, dia akan terus melakukan/mengeksekusi perintah sampai dengan selesai.
Pengulangan Bersarang (Nested Loop)
Dalam pemrograman terkadang diperlukan pengulangan didalam pengulangan. Pengulangan demikian dikenal dengan pengulangan bersarang (nested loop). Seperti ilustrasi pada awal materi ini. Jika si anak disuruh mengisi bak air sampai penuh dengan cara mengambil air dari sumur depan halaman rumah ember per ember, maka proses pengisian bak air tersebut merupakan loop utama, sedangkan menimba air dari sumur ke ember hingga ember tersebut penuh adalah loop didalam loop. Dari sini dapat tergambarkan bahwa looping terdalam diselesaikan terlebih dahulu baru kemudian menyelesaikan loop luar. Pelaksanaan loop dalam akan berulang terus hingga akhirnya loop luarnya selesai.
READ MORE»

Sejarah 13 Kali Perubahan Nama Kota Jakarta

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHMAg7rRVKGKrHOg2FsR3ugzuXR4s0rQRpdh4N6CrXoorG5wgd4yyBhJkvsWYQk-YWO0N7Y0rGMb6Efo75tlBw3zUmeu5k_WXXwTDqzKm_NVdO67Q9Lv8_93UPA13owzSDrW4SBspR-yU/s1600/JKT+Jakarta.jpg

Usia Jakarta nyaris 5 abad. Dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung, Jakarta kini berkembang menjadi kota metropolis. Tidak ada lagi rawa-rawa. Sejauh mata memandang, hanyalah gedung-gedung pencakar langit.

Tapi tahukah Anda? Jakarta yang kini menginjak usia 484 tahun sudah 13 kali berganti nama. Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan, cikal bakal Jakarta adalah sebuah kota bernama Kalapa. Laporan para penulis Eropa di abad 16 menyebutkan, Kalapa saat itu menjadi bandar utama kerajaan Hindu bernama Sunda yang ibukotanya Padjajaran.

Namun pada 22 Juni 1527, Fatahillah yang kemudian menjadi penguasa mengganti nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta. Sesuai Keputusan DPR Kota Sementara No. 6/D/K/1956, tanggal itu kemudian dicanangkan sebagai hari jadi kota Jakarta.

Berikut nama-nama yang pernah menjadi sebutan untuk Jakarta:

1. Pada Abad ke-14 bernama Sunda Kelapa sebagai pelabuhan Kerajaan Pajajaran

2. Tanggal 22 Juni 1527 oleh Fatahilah, diganti nama menjadi Jayakarta

3. Tanggal 4 Maret 1621 oleh Belanda untuk pertama kali bentuk pemerintah kota bernama Stad Batavia

4. Tanggal 1 April 1905 berubah nama menjadi 'Gemeente Batavia'

5. Tanggal 8 Januari 1935 berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia

6. Tanggal 8 Agustus 1942 oleh Jepang diubah namanya menjadi Jakarta Toko Betsu Shi

7. Pada September 1945 pemerintah kota Jakarta diberi nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta

8. Tanggal 20 Februari 1950 dalam masa Pemerintahan Pre Federal berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia

9. Tanggal 24 Maret 1950 diganti menjadi Kota Praj'a Jakarta

10. Tanggal 18 Januari 1958 kedudukan Jakarta sebagai daerah swatantra dinamakan Kota Praja Djakarta Raya

11. Tahun 1961 dengan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961 dibentuk Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya

12. Tanggal 31 Agustus 1964 dengan UU No. 10 tahun 1964 dinyatakan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta.

13. Tahun1999, melalaui UU No 34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan otonominya tetap berada di tingkat provinsi dan bukan pada wilayah kota. Selain itu wilayah DKI Jakarta dibagi menjadi 6, yakni 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif Kepulauan Seribu.
READ MORE»